Kamis, 01 Desember 2011

tips belajar untuk ujian semester

  • Dihafal Dulu Baru Dibaca-baca Lagi
Beberapa waktu sebelum ujian yang  udah kita tetapin, kita gunakan untuk menghafal [mati]. Nah, ketika ujiannya udah mau tiba, misal semalem sebelum ujian, kita hanya tinggal baca-baca dan mempertajam saja.
Tipe inih cocok untuk mereka yang punya ingatannya [khususnya untuk hafal-hafalan] bisa bertahan lama. Biasanya sih mereka text-book banget dah ntar jawabannya. Wuih!
:-o
  • Dibaca-baca Dulu Baru Dihafal
Beberapa waktu sebelum ujian yang udah kita tetapin, kita gunakan untuk baca-baca ajah. Nah, pada waktu ujian udah mau tiba, misal semalem sebelum ujian, baru dah dihafal [mati]. Tipe inih cocok untuk mereka yang punya ingatan yang ngga bisa bertahan lama.
Helda sendiri termasuk tipe yang kedua ini nih. Helda ngga bisa menghafal dan mengingatnya untuk waktu yang lama. Makanya, Helda lebih memilih untuk baca-baca aja, lebih memilih untuk mengerti garis besarnya dulu. Setelah ituh, baru dah Helda embat buat menghafal. Dari pengalaman Helda nih ye sebagai tipe yang kedua inih – Helda menjadi orang yang ngga ‘text-book’.
;))
  • Dihafal – Dibaca-baca – Dihafal
Ini nih tipe orang paling rajin. Hehehe. Pada waktu yang udah ditetapin, dia bakal menghafal [mati]. Waktu dia lagi nyantai atau ngga ada kerjaan atau lagi di jalan dan sebagainya – dia bakal pake buat baca-baca sekadar memperkuat ingatan. Ketika ujian udah mau tiba, misal semalem sebelum ujian, dia gunain lagi buat hafal ulang. Mantep dah!
Tergantung kamu sih maunya gimana dan coba perhatiin kamu ituh termasuk tipe yang mana. Just for info, menurut Helda, ujian semester ituh ngga susah koq, ngga kaya’ ujian nasional. *Ya iyalah* Yang pasti, jangan sampe’ ngga belajar yah..!

ips-tips cara belajar dengan baik

1. Ciptakan suasana yang kondusif
Dalam belajar, kamu harus menciptakan suasana yang kondusif, nyaman dan tenang untuk belajar. Karena bagaimanapun jika ingin materi yang kamu pelajari itu bener-bener masuk ke otakmu, kamu harus tenang dan dalam keadaan yang nyaman. Sehingga nggak mengganggu konsentrasi. Belajar di luar ruangan mungkin adalah pilihan yang cukup baik, karena selain lebih fresh, kita juga bisa lebih tenang dan nggak penat dalam belajar.



Picture taken from:
http://www.inioke.com


2. Lihat garis besarnya dahulu
Jika membaca bahan pelajaran yang baru, jangan langsung menceburkan diri kedalamnya. Kamu bisa lebih meningkatkan pemahaman bila melihat sepintas garis besarnya. Lihatlah semua subjudul, keterangan gambar dan ringkasan yang ada. Jik membaca bacaan yang cukup panjang, maka bacalah dahulu kalimat pertama dari setiap paragrafnya.

3. Buatlah catatan intisari dari bahan pelajaran
Kalau kamu meringkas materi dari setiap bahan pelajaran ke dalam sebuah catatan kecil, maka akan sangat membantumu mengingat bahan pelajaran itu. Pada saat kamu menulisnya, kamu pasti membaca materinya lagi, bener kan? Itu akan membuatmu cepat hafal materinya. Sebaiknya catatan itu ditulis kedalam buku kecil atau kertas yang bisa dibawa kemana-mana, sehingga bisa dibaca kapan dan dimanapun kamu berada.

4. Berlatihlah tehnik kemampuan mengingat


Agar lebih mudah kamu ingat sebaiknya materi yang akan kamu hafal itu diubah menjadi sebuah singkatan atau kata kunci (Mnemonics) dengan formulasi yang mudah diingat-ingat. Seperti MeJiKuHiBiNiU untuk singkatan-singkatan dari warna pelangi, yaitu Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila dan Ungu. Walaupun kamu jika menghafal langsung dalam 1 minggu sudah lupa, dengan menggunakan mnemonics seperti ini kamu bisa ingat sampai puluhan tahun lamanya.

Picture taken from:

www.homeschooling-ideas.com

5. Belajarlah dengan tekun dan rutin

Belajar tepat waktu dan serius juga sangat berpengaruh dalam peningkatan prestasi belajar, apabila kamu jarang belajar maupun  hanya belajar jika akan ada ulangan pasti prestasinya gak akan maksimal. Jadi belajarlah dengan tekun dan rutin selagi ada waktu untuk belajar. Juga jangan belajar dengan tergesa-gesa pada hari terakhir sebelum ulangan, cara belajar seperti itu hasilnya juga nggak akan maksimal.